click to generate your own text

Rabu, 16 Maret 2011

Puisi

PUISI-PUISI ANM-1
oleh Akhmad Nurhadi Moekri


PINTU SUDAH DITUTUP

pintu sudah ditutup
mari kita isolasi matahari
biarkan lahap: gurun, laut, hutan, pegunungan,
zologi, botani; Kita manusia: mari kita isolasi matahari
bahkan matahari mengisolasi kita!kita rachitis
kita anemia
kita tbc
kita jantungan

08175035086 nomor hp siapa
tercecer di sini pemiliknya bisa saja
sudah mati
pintu sudah ditutup: 08175035086
beringstone lagu Jacko
tidak selesai

Sumenep, 27 Juni 2008

AKU SUDAH PUNYA PILIHAN

aku sudah minum 3 gelas
di ruang berase kampanye merembes
_memang sekarang musim kampanye pilpres_
sekarang musim flu babi
sekarang musim flu politik
sekarang musim flu demokrasi
sekarang musim flu korupsi
Aku sudah punya pilihan

aku sudah minum 3 gelas
di ruang berase semalam kulahap belut bumbu
nasi goreng, ayam goreng, buntut goreng
bebek bakar

bakar kepalamu_
penuhi talam: pesta domokrasi pesta politik
pesta kampanye

biar aku santap
biar aku kekenyangan
tapi aku sudah punya pilihan

Surakarta, 17 Juni 2009

THE SUNAN HOTEL SOLO

hall penuh. dimampatkan iringan gamelan penerima tamu
-tamunya bukan aku-. Tari Gambyong dan wali kota luluh
dalam sorotan lampu. Mari kita heningkan cipta

Ada pemukulan gong
Ada tukar menukar cindremata
Ada pidato

tamunya bukan aku: Mari
kita heningkan cipta saja
kamar tidak perlu dibuka

Sumenep, 27 Juni 2009

AKU KETEMU MONYET

500 km dari rumah
aku kehilangan orbit
langit melayani kecepatan doa,
kijang, jet, jerit, listrik

aliran darah
aliran sungai
aliran mistis

aku bertapa di setiap goa kata
rimba wacana
rumus fisika – matematika- mekanika
ketemu kwantum
ketemu evolusionisme
ketemu monyet

500 km dari rumah
aku ketemu monyet

Surakarta, 17 Juni 2009

TENTANG MAUT

Maut selalu menakutkan para raja
Fir’aun, Namrud, Nero: Hidup adalah perbudakan
tuhanpun dijadikan budak
~budak kucing anggora, Persia, Australia;
budak bonsai, mobil mewah: budak pusaka
budak harta
budak tahta
budak wanita (pria)~ Kitalah budak-budak itu

Maut mengerikan bagi budak-budak
Maut mengerikan bagi raja-raja
Aku juga takut: la ilaaha illallah!

Sumenep, 6 Juli 2009


K.A. EKSPRES SURABAYA-MALANG

kereta api berseliweran dalam nadiku
tampa rel tanpa stasiun tanpa gerbong
tanpa masinis tanpa loko tanpa gemuruh
~kayak setan~ menembus genangan lumpur
menembus hamparan sawah menembus hutan
menembus batas langit menembus dinding mimpi
~fantasi sorga~ kereta api berseliweran di segenap
jalur syaraf otak jika terhenti berarti mati

~ada sms Rendra kritis. Rendra bisa mati, tapi puisinya
abadi~ kereta api berseliweran melarikan siapa saja
apa saja bagaimana saja di mana saja kapan saja
mengapa saja...

Sumenep, 5 Juli 2009

2 komentar:

M. Faizi mengatakan...

Ini adalah kunjungan pertama. Alhamdulillah. Makin senang saya pada Pak Nurhadi ini.

AKHMAD NURHADI MOEKRI mengatakan...

Terima kasih kunjungannya. Pak Kyai memang lincah!

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More